Pesona Kawah Putih mulai tersingkap sejak pemerintah mengembangkannya sebagai salah satu tempat wisata alam pada tahun 1987. Sebelumnya penduduk setempat menganggap kawah tersebut angker karena setiap burung yang terbang melewati kawah selalu mati. Ternyata setelah dilakukan penelitian oleh Dr. Franz Wilhelm Junghuhn pada tahun 1837 tercium aroma belerang yang menyengat dari arah kawah yang menjadi penyebab burung-burung bisa mati ketika menghirup udara di sekitar.

Kawah Putih termasuk jenis kawah vulkanik karena merupakan hasil sisa letusan Gunung Patuha pada abad ke 10. Letak Kawah Putih berada di ketinggian 2430 mdpl. Disebut Kawah Putih karena belerang yang bercampur dengan tanah dan batuan di sekitar memiliki warna putih. Sedangkan warna air di kawah berwaran biru tosca. Kadang-kadang warna air berubah sesuai dengan suhu lingkungan dan kadar belerang yang dihasilkan dari dasar kawah. Di beberapa titik tepi kawah muncul asap putih yang tidak lain adalah gas belerang dari dalam tanah. Sobat diharap berhati-hati dan memperhatikan arah angin agar tidak terlalu banyak menghirup gas belerang.

Untuk pergi ke Kawah Putih bisa ditempuh dari dua arah. Pertama dari Bandung via Ketapang ke Ciwidey dengan jarak kurang lebih 44km. Dan yang kedua dari Bandung via Cimahi (Tol Pasteur) – Soreang ke Ciwidey dengan jarak kurang lebih 53km. Untuk pergi ke sini Sobat bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Apabila Sobat menggunakan kendaraan umum, gunakan angkot L300 atau minibus yang berangkat dari Terminal Leuwi Panjang jurusan Terminal Soreang. Kemudian dilanjutkan menggunakan angkot kuning jurusan Soreang – Situ Patenggang nanti minta diturunkan di Kawah Putih. Tarifnya pun tergolong ekonomis Rp7.000 untuk L300 dan Rp6.000 untuk angkot kuning.

Kami ke sini naik motor dari rumah pondok mertua di Cimahi. Biaya masuk ke Kawah Putih saat saya dan istri saya pergi ke sana tahun 2013 Rp17.000. Sesuai aturan baru tahun 2015 naik menjadi Rp18.000. Setelah parkir motor, kami membeli tiket masuk untuk dua orang dan tiket naik shuttle bus dari parkir bawah ke parkir atas. Harga shuttle bus Rp15.000 untuk brangkat dan balik. Oh iya, nama keren dari shuttle bus ini adalah Ontang-anting. Mungkin sebutan tersebut di ambil dari kendaraan yang melaju di tikungan menanjak sehingga penumpang terombang-ambing di dalam, IMHO.
Dari parkiran atas, kami tracking menyusuri jalan paving ke arah kawah melewati titian tangga. Sebelum memasuki kawah, terdapat papan pengumuman yang menghimbau pengunjung untuk tidak terlalu lama berada di area kawah lebih dari 20 menit. Karena gas belerang yang terhirup bisa mengakibatkan pusing dan mual.
Tangga menuju kawah

Hutan Cantigi diatas Kawah Putih

Saat kami datang, cuaca sangat cerah dengan suhu udara yang masih sejuk walaupun sudah siang. Perpaduan birunya kawah dan putihnya tanah dan bebatuan  di tepi kawah serta dikelilingi hijaunya vegetasi cantigi membuat pemandangan menjadi kontras nan indah. Sebagus dan secanggih apapun rekayasa manusia tidak bisa menandingi keindahan alam ini. 

Puas berkeliling di sekitar kawah dan hutan cantigi sambil mengabadikan beberapa foto, kami kembali menuju ke parkiran bawah dengan Ontang-anting lagi. Saat hendak pulang, cuaca tiba-tiba berubah berkabut dan hujan halimun pun datang. Sampai di parkiran bawah, hujan sudah reda. Oh iya, di atas tadi terdapat toko souvenir yang menjual berbagai macam cindera mata khas Kawah Putih. Berhubung kami sudah lapar, kami buru-buru turun cari makanan. Di parkiran bawah  terdapat banyak pilihan warung yang menjual makanan dan pilihan kami jatuh pada bakso yang masih cocok dimakan setelah hujan. Setelah makan. Di sini juga terdapat mushola yang layak digunakan untuk sholat. 
Salah satu tebing di Kawah Putih

Sebelum pergi keluar dari kawasan wisata Kawah Putih, ada seorang penjual mochi  keliling. Saya membeli beberapa kotak untuk dijadikan oleh-oleh yang bisa dinikmati teman-teman. Sejak makan mochi di situ saya jadi ketagihan. Setiap mudik ke Bandung, pasti bawa mochi banyak. hohohoho….
Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke Situ Patenggang yang lokasinya berada setelah Kawah Putih. Bersambung….


Indahnya Kawah Putih di Ciwidey Bandung

7 komentar pada “Indahnya Kawah Putih di Ciwidey Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *